Minggu, 22 Mei 2016

Cara Menggunakan Latex

           Latex dan Tex adalah sebuah aplikasi komputer yang sangat membantu dalam penulisan jurnal ilmiah dan formula matematika. Tulisan dalam Latex ditulis dalam bentuk bahasa program.
           Berikut adalah cara menggunakan Latex :
1.       Buka aplikasi Latex di computer/laptop anda. 

2.       Untuk memulai penulisan, tuliskan \begin{document}. \end{document} akan muncul secara otomatis. Jarak kosong antara begin dan end merupakan halaman kerja anda. 

3.       Sebelum begin, kita dapat mengatur format tulisan yang kita inginkan dengan cara mengetikkan \documentclass[]
a.       12pt = menunjukkan ukuran tulisan yang kita pakai.
b.      A4paper = menunjukkan ukuran kertas yang kita gunakan.
c.       Titlepage = menunjukkan judul halaman
d.      Oneside = menunjukkan bahwa kita menulis judul di halaman yang berbdea dengan isinya.
e.      Bahasa = menunjukkan jenis bahasa yang digunakan. Jika tulisan anda menggunakan bahasa inggris, maka anda dapat menuliskan English.
f.        Akhiri dengan {article) untuk menjelaskan bahwa tulisan anda adalah sebuah artikel.

 
4.       Gunakan \usepackage untuk mengatur margin pada tulisan kita. Akhiri dengan {geometry). 

5.       Tahap selanjutnya sudah kita lakukan di dalam halaman kerja.
a.       \title{} = menunjukkan judul tulisan yang kita buat.
b.      \author{} = menunjukkan identitas penulis.
c.       \date{} = menunjukkan tanggal penulisan jurnal.
d.      Akhiri dengan tulisan \maketitle.

                Untuk melihat hasil dari penulisan kita menggunakan Latex, pada bagian atas halaman terdapat  ikon Run (Garis panah ke kanan – posisinya disebelah kiri Quick Build atau kita bisa menekan tombol F1. Sehingga akan tampil tampilan seperti berikut ini : 

6.       Untuk membuat bab baru, sub bab, dan sub sub bab baru, gunakan format penulisan berikut :
a.       \part{} = untuk membuat judul pada permulaan bab.
b.      \section{} = untuk membuat sub bab.
c.       \subsection{} = untuk membuat sub sub bab. 



7.       Untuk membuat paragraph, gunakan format penulisan \paragraph{}


8.       Untuk membuat font pada tulisan, lakukan tahap berikut :
a.       \textbf{} = untuk membuat tulisan tebal.
b.      \textit{} = untuk membuat tulisan italic.
c.       \underline{} = untuk membuat tulisan bergaris bawah.
Catatan : Kita dapat menggunakan tanda \\ untuk membuat paragraf baru. 


9.       Untuk membuat alignment :
a.       \begin{flushleft} = untuk membuat tulisan rata kiri.
b.      \begin{flushright} = untuk membuat tulisan rata kanan.
c.       \begin{center} = untuk membuat tulisan rata tengah.


10.   \newpage = untuk memulai pada halaman baru.
11.   Untuk membuat numbering atau list secara beraturan gunakan \begin{enumerate}. Untuk mendaftarkan urutan listnya, gunakan \item. 


12.   Sedangkan untuk membuat list dalam bentuk bullet, gunakan \begin{itemize}. Untuk isi daftarnya, gunakan \item. 


13.   Ada sepuluh jenis ukuran font yang dikenal dalam Latex :
a.       {\tiny} = menampilkan ukuran font tipis.
b.      {\scriptsize} = menampilkan ukuran tulisan skrip.
c.       {\footnotesize} = menampilkan ukuran tulisan catatan kaki.
d.      {\small } = menampilkan ukuran tulisan kecil.
e.      {\normalsize } = menampilkan ukuran tulisan normal.
f.        {\large} = menampilkan ukuran besar.
g.       {\Large } = menampilkan ukuran lebih besar dari large.
h.      {\LARGE } = menampilkan ukuran tulisan lebih besar dari Large
i.         {\huge } = menampilkan ukuran tulisan sangat besar
j.        {\Huge } = menampilkan ukuran tulisan lebih besar dari huge. 




14.   Untuk membuat tabel lakukan tahap berikut :
a.       \begin{table}[h] = untuk memulai pembuatan tabel. \end{table} akan otomatis tertulis di bagian paling akhir.
b.      \begin{center} = untuk membuat tulisan dalam tabel rata tengah. \end{center} akan otomatis tertulis di bagian paling akhir.
c.       \begin{tabular} = untuk memulai menyusun dalam tabel. Tabular biasanya diikuti oleh berapa jumlah kolom yang kita inginkan. Sebagai contoh, jika kita ingin membuat 3 kolom dengan garis vertical memisahkan setiap kolom kita membuat format penulisan \begin{tabular}{|c|c|c|}. \end{tabular} akan otomatis tertulis di bagian paling akhir.
d.      \hline = membuat garis horizontal yang memisahkan setiap baris.
e.      Mengisi tulisan yang kita inginkan pada baris pertama tabel. Sebagai contoh, kita dapat membuat No&Nama&Tempat, Tanggal Lahir\\.
f.        Gunakan lagi \hline untuk memisahkan setiap baris dengan baris lainnya.
g.       Tahap akhir, untuk membuat caption atau keterangan dari tabel, gunakan \caption{}. 



                 
 Itulah beberapa cara penggunaan dalam penulisan menggunakan Latex. Semoga membantu!

Read More

Perbankan Syariah : Jurusan Sejuta Hal Mengagumkan



           Pada postingan ini, saya akan coba membahas jurusan kuliah yang sedang saya jalani sekarang, Perbankan Syariah. Jadi, Jadi, tulisan ini berasal dari  sudut pandang seorang mahasiswi semester 4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Ar-Raniry yang ingin memperkenalkan sekaligus mempromosi jurusan Perbankan Syariah.
           Sejak saya kecil, tidak banyak hal yang tau seputar bank. Info yang saya dapatkan tentang bank hanyalah sebuah lembaga penyimpanan dan pengiriman uang. Sedikit memilki kesamaan dengan anjuran menabung namun menabung di bank bermakna kita harus menabung dalam nominal yang besar.
           Waktu berjalan, info yang saya dapatkan mengenai Perbankan semakin banyak. Saya sudah mulai mengenal istilah penarikan tunai di ATM. Saat menginjak pendidikan MTs dan SMA , saya sudah mulai mengenal istilah bunga bank adalah riba. Tapi saat itu, saya belum sama sekali mengenal bagaimana bunga bank dapat dikatakan riba dan pengetahuan yang menjadi perbedaan mendasar tentang riba.
           Tahun 2014, saya memilih Perbankan Syariah sebagai jurusan untuk melanjutkan pendidikan saya. Tidak dipungkuri, sesuatu yang saya pikirkan saat itu hanyalah bagaimana serunya dan nikmatnya bekerja di Perbankan, terutama perbankan syariah yang bebas bunga.
           Tahun pertama menjadi mahasiswa baru saya lewati dengan mengenal dasar-dasar perbankan syariah dan ekonomi Islam dan konvensional. Apa saja yang membedakan keduanya, sejarah perbankan dan ekonomi Islam dan pengetahuan umum lainnya seputar bank.
           Semester 3, pikiran saya tentang perbankan benar-benar dibuka. Di semester ini saya belajar banyak, bahwa perbankan bukan hanya sekedar lembaga ekonomi, tetapi jauh dari itu ada banyak pelajaran lain yang saya dapat. Bahwa perbankan syariah adalah lembaga ekonomi dan sosial yang merangkul semua kalangan. Bahwa lembaga keuangan bank adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan ekonomi kita sehari-hari.
           Pengetahuan saya tentang bunga bank adalah riba mulai terbuka. Bahwa riba dalam bunga bank bukan hanya sekedar ‘mengambil tambahan’ tetapi lebih besar dari itu, bunga bank menzalimi manusia lainnya. Bunga bank ataupun jumlah keuntungan yang dijanjikan dalam bank konvensional itu tidak adil, karena dalam Islam diajarkan dilarang mematok ukuran keuntungan di awal. Usahalah sekeras mungkin maka akan berdampak pada semakin besarnya keuntungan yang kita dapatkan.
           Masih terkait dengan pembahasan di atas, bank syariah menjalankan mekanisme kerja berdasarkan prinsip nisbah (bagi hasil) antara mudharib (pengelola dana) dan shahibul mal (pemilik dana). Syariah sangat memperhatikan sesuatu dengan sangat mendetail. Dalam hal kegiatan perbankan misalnya, sangat memperhatikan bagaimana memperoleh dan menyalurkan dana dengan cara yang benar dan halal bukan dengan cara yang syubhat (meragukan) dan haram. Jadi, bagi siapapun yang ingin melanjutkan pendidikan dan karier di perbankan syariah tidak perlu mengkhawatirkan hasil yang kita dapatkan.
           Ekonomi Islam saat ini juga berkembang dengan pesat. Hal ini berdampak pada perbankan sebagai lembaga intermediate. Sejak tahun 1998 sampai dengan sekarang, sudah terdapat 12 buah bank konvensional yang berkonversi ke bank syariah, sayangnya hal ini tidak diiringi dengan peningkatan sumber daya manusia yang memahami dengan tepat seperti apa bank syariah itu. Peluang berkarier di Perbankan Syariah terbuka lebar bagi kita yang melanjutkan pendidikan di perbankan syariah.
           Poin berikutnya yang akan saya jelaskan yang juga merupakan pembeda antara bank syariah dengan bank konvensional adalah fungsi sosialnya. Jika bank konvensional hanya mengutamakan pada keuntungan (profit oriented), lain halnya dengan bank syariah yang memiliki fungsi sosial Qardhul Hasan (pinjaman kebijakan) dan mengeluarkan zakat. Orientasi bagi bank syariah bukan hanya tentang keuntungannya saja tetapi juga kesejahteraan dunia akhirat (Al-Falah). Bagi siapapun yang memilki jiwa sosial dan senang membantu, maka berkuliah di perbankan syariah bisa menjadi sebuah pertimbangan.
            Memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di perbankan syariah tentu diiringi dengan pertimbangan ingin melanjutkan karier ke arah mana. Di perbankan syariah, karier bukan hanya sekedar bekerja pada lembaga keuangan bank saja. Bank syariah memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) di tiap bank dan Dewan Syariah Nasional (DSN) yang keduanya bekerja mengawasi kinerja setiap bank syariah. Jadi, bekerja di kedua lembaga tersebut juga bisa dijadikan daftar cita-cita dan impian melanjutkan karier nantinya.
            Selanjutnya, untuk kalian yang menyenangi berbicara di depan publik, perbankan syariah juga bisa menjadi pertimbangan. Faktanya, pengetahuan masyarakat mengenai perbankan syariah masih sangat minim. Beberapa masyarakat bahkan masih menganggap bahwa perbankan syariah tidak berbeda dengan perbankan konvensional. Hanya label ‘syariah’ saja yang membedakan padahal mekanisme kerja di dalamnya tidak memiliki perbedaan. Ini merupakan salah satu kesalahpahaman yang besar. Perbankan syariah jelas memilki perbedaan yang mencolok dengan perbankan konvensional seperti beberapa poin yang sudah saya jelaskan di atas. Di sinilah kesempatan kembali terbuka lebar bagi kalian yang melanjutkan pendidikan di perbankan syariah. Kalian akan mengetahui banyak hal tentang perbankan syariah, menjadi konsultan keuangan khususnya di bidang perbankan syariah bahkan menjadi pembicara pada seminar-seminar dan melakukan sosialisasi.
            Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya bahwa belajar di perbankan syariah bukan hanya tentang lembaga keuangan bank saja, tetapi juga tentang lembaga keuangan non-bank. Disini pengetahuan kalian juga akan terbuka lebar mengenai pasar modal, asuransi, pegadaian, dan berbagai lembaga keuangan non-bank lain baik dari segi syariahnya maupun konvensionalnya.
            Poin yang tak kalah penting, kehidupan manusia semakin berkembang. Indonesia menjadi salah satu negara yang tergabung dalam ASEAN dan ikut dalam MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Mulai dari tahun ini sampai tahun-tahun  berikutnya, Indonesia akan menjadi negara dimana perdagangan dan pertukaran secara bebas dalam sektor barang dan jasa. Perbankan syariah sebagai lembaga intermediate haruslah siap menghadapi keadaan ini. Kegiatan perbankan akan lebih kompleks dan ini merupakan satu keuntungan bagi dunia perbankan yang keberadaannya sangat penting bagi kehidupan manusia. Tidak menutup kemungkinan dari kegiatan yang kompleks ini akan menambah jumlah unit perbankan syariah.
            Demikianlah sedikit ulasan dari saya, mahasiswi semester 4 perbankan syariah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Sedikit pesan bagi kalian yang sedang bimbang memutuskan untuk melanjutkan kuliah di bidang apa, pikirkan dan pertimbangkan semua keputusan kalian sebaik mungkin. Jika kalian menyukai ulasan ini, silahkan jadikan perbankan syariah sebagai pertimbangan kalian melanjutkan pendidikan dan karier. Akhir kata, selamat memilih dan semoga sukses!
Read More

Cara Menggunakan Mendeley


           Sebelum mengetahui cara menggunakan Mendeley, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa fungsi Mendeley. Mendeley adalah aplikasi yang dapat digunakan dalam pembuatan cititation. Cititation ini biasanya digunakan ketika menulis tugas akhir seperti skripsi dan tesis. Dengan menggunakan Mendeley, pengguna akan lebih dimudahkan untuk mengambil sumber dan isi tulisan dari jurnal ilmiah.
           Berikut adalah tahap menggunakan Mendeley :
1.      Buka aplikasi mendeley. Setelah itu, kita akan dihadapkan pada layar seperti gambar di bawah ini.


2.      Untuk menghubungkan antara Microsoft Word dengan Mendeley, lakukan tahap berikut :
a.      Di menu bar paling atas, klik Tools
b.      Kemudian akan muncul beberapa pilihan. Klik Install Microsoft Word Plugin.
3.      Untuk menambahkan jurnal pada Mendeley, lakukan tahap berikut :
a.      Pada pojok kiri atas, pilih Add Files. Pilih Jurnal yang ingin dibaca kemudian pilih Open.
4.      Pada bagian sebelah kiri, ada beberapa pilihan yang dapat digunakan :
a.      All documents : Menampilkan seluruh jurnal yang pernah dibuka di Mendeley.
b.      Recently Added : Menampilkan jurnal yang terakhir kali ditambah.
c.       Recently Read : Menampilkan jurnal yang terakhir kali dibaca.
d.      Favorites : Menampilkan jurnal favorit yang kita pilih.
e.      Needs Review : Menampilkan seluruh jurnal yang pernah kita baca yang sekiranya membutuhkan review dari kita sebagai pembaca.
f.        My Publications : Menampilkan jurnal yang kita publikasikan.

Sampai pada tahap ini, Microsft Word pengguna sudah terhubung dengan Mendeley.

5.      Menyadur(mengambil kutipan) menggunakan Mendeley
a.      Buka aplikasi Microsoft Word.
b.      Pada menu bar, pilih References.  Kemudian pilih Insert Cititation. 
Jika pada Insert Cititation telah muncul logo Mendeley seperti ditunjukkan dalam lingkaran merah, maka Word pengguna sudah terhubung dengan Mendeley.
c.       Akan muncul sebuah tab. Pilih Go to Mendeley.
d.      Kemudian akan tampil layar Mendeley. Klik dua kali pada salah satu jurnal yang ingin kita baca.
e.      Pilih kalimat yang ingin kita ambil sebagai sumber penulisan.

f.        Copy tulisan yang ingin kita ambil. Kita dapat melakukannya dengan menekan Ctrl + C atau memilih logo dua buah dokumen yang muncul seperti tampak pada gambar.
g.      Kembali ke halaman word. Kemudian pilih References --> Insert Cititation --> Go to Mendeley. Buka kembali jurnal yang ingin kita ambil isinya.
h.      Pada menu bar paling atas pilih Cite. Halaman akan kembali pindah ke Word. Akan muncul  {Formatting cititation}. Nama penulis jurnal akan tertulis dengan sendirinya.
i.        Tahap akhir, paste tulisan yang sudah kita copy. Kita bisa menambahkan tulisan ‘Menurut’ atau kata lain yang sejenisnya pada awal kalimat untuk membuat kaliamat tampak lebih baik.

MEMBUAT DAFTAR PUSTAKA MENGGUNAKAN MENDELEY
            Selain bisa mengambil isi jurnal menggunakan Mendeley, Mendeley juga dapat digunakan untuk membuat daftar pustaka dari isi jurnal yang kita ambil. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1.      Pada menu bar, pilih References. Kemudian pilih Insert Bibliography.
2.      Akan muncul tulisan dengan format {Bibliography). Secara otomatis, word akan membuat daftar pustaka dari isi jurnal yang kita ambil.


PILIHAN LAIN YANG TERSEDIA DALAM MENDELEY


           Dalam Mendeley, terdapat beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk membantu selama membaca isi jurnal, yaitu :
a.      Select : Membantu memilih kata yang ingin kita ambil.
b.  Pan : Pengganti kursor yang berbentu tangan dalam menggerakkan halaman jurnal.
c.   Note : Membantu dalam hal menambahkan catatan kecil atau penjelasan yang sekiranya akan diperlukan dalam jurnal.
d.      Highlight : Memberi warna pada kata yang kita pilih.
e.      Color : Memberikan pilihan warna pada highlight.
f.        Zoom : Memperbesar atau memperkecil halaman jurnal.
g.      Full Screen : Menampilkan jurnal dalam satu layar penuh.
h.      Share : Membagikan jurnal kepada khalayak luas.
i.        Sync : Mensinkronisasikan halaman jurnal.

Demikianlah cara menggunakan Mendeley. Selamat bekerja dan semoga membantu!
Read More